Satlantas Polresta Pati Gelar Sosialisasi dan Penertiban Gabungan di Jalur Pati–Gabus

PATI – Kompasnewsjateng.com, –Satlantas Polresta Pati melaksanakan kegiatan sosialisasi dan penertiban pelanggaran lalu lintas secara gabungan di depan Terminal Kembangjoyo, Jalan Pati–Gabus, kota Jumat (14/11/2025) pagi. Operasi lintas sektoral ini melibatkan sejumlah instansi terkait, mulai dari Dispenda, Dishub, Jasa Raharja hingga Bank Jateng.

Kapolresta Pati melalui Kasat Lantas Polresta Pati Kompol Riki Fahmi Mubarok mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menekan angka kecelakaan dan meningkatkan disiplin masyarakat. “Kami ingin memastikan keselamatan pengguna jalan sekaligus mengedukasi warga agar lebih taat aturan,” ujarnya.

Giat yang berlangsung sejak pukul 07.30 WIB hingga selesai tersebut diawali sosialisasi pemeriksaan serta kepada pengguna jalan yang melintas. Petugas mengedukasi pengendara terkait kelengkapan kendaraan, kepatuhan rambu, hingga pentingnya membayar pajak tepat waktu.

Menurut Kompol Riki, kegiatan kali ini lebih mengedepankan edukasi ketimbang penindakan. “Penegakan hukum tetap menjadi pilar penting, namun pendekatan humanis kami kedepankan agar masyarakat merasa dilibatkan, bukan ditakut-takuti,” jelasnya.

Hasil kegiatan mencatat 26 pengguna jalan diberikan teguran dan imbauan, tanpa adanya tindakan tilang. Selain itu, dua pengendara memanfaatkan layanan Samsat Keliling (Samkel) di lokasi untuk membayar pajak kendaraan bermotor mereka. “Kami apresiasi warga yang langsung membayar pajak di tempat. Ini menunjukkan kesadaran masyarakat mulai meningkat,” kata Kasat Lantas.

Tak hanya itu, petugas juga menyampaikan informasi mengenai pelaksanaan Operasi Zebra Candi 2025 yang akan digelar dalam waktu dekat. “Kami ingin masyarakat sudah paham sejak awal, sehingga ketika operasi berlangsung nanti tidak ada alasan untuk tidak tertib,” tutur Kompol Riki.

Dirinya menambahkan bahwa operasi gabungan ini juga menjadi sarana memperkuat sinergi lintas instansi. “Ketertiban lalu lintas tidak bisa berjalan bila hanya mengandalkan polisi. Perlu dukungan semua pihak, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat,” tegasnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan terkendali. Kompol Riki menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperbanyak kegiatan serupa di titik-titik rawan. “Kami komit menjaga keselamatan warga Pati. Jalan yang aman adalah hak semua orang, dan tanggung jawab bersama untuk mewujudkannya,” pungkasnya. ( is )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *