Belajar Tertib Lalu Lintas Sejak Dini, Satlantas Pati Ajak Siswa RA Ma’rifah Kenal SIM dan Rambu Jalan

PATI — Kompasnewsjateng.com – Program Polisi Sahabat Anak (PSA) kembali digelar Satlantas Polresta Pati. Kali ini, puluhan murid RA Ma’rifah bersama para guru melaksanakan kunjungan edukatif ke Mako Satlantas pada Kamis (20/11/2025) pagi. Sejak pukul 07.00 WIB hingga selesai, anak-anak sudah tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang dikemas secara menarik dan ramah anak.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari permohonan kunjungan yang diajukan RA Ma’rifah sekaligus bagian dari rangkaian Operasi Zebra Candi 2025. Dengan pendekatan pembelajaran yang fun dan visual, personel Kamsel Satlantas Pati memberikan edukasi dasar mengenai keselamatan berlalu lintas sejak usia dini. “Pengenalan awal seperti ini penting agar anak-anak tumbuh dengan kesadaran keselamatan,” ujar Kasat Lantas Polresta Pati Kompol Riki Fahmi Mubarak mewakili Kapolresta Pati.

Dalam kegiatan tersebut, personel memperkenalkan tata cara pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) secara sederhana agar dapat dipahami oleh anak-anak. Mereka diajak mengenal proses, fungsi, hingga pentingnya memiliki SIM saat dewasa nanti. “Mereka mungkin masih kecil, tapi pondasi pemahaman harus ditanam sejak sekarang,” kata Kompol Riki.

Selain itu, anak-anak mendapatkan materi mengenai etika berlalu lintas, mulai dari pengenalan rambu-rambu, cara menyeberang jalan yang benar, hingga pentingnya menggunakan helm berstandar SNI. Para siswa bahkan diajak praktik mengenakan helm dengan benar. “Kami ingin membiasakan budaya aman sejak dini. Kalau anak sudah paham, orang tua pun ikut tergerak,” tutur Kompol Riki.

Tak hanya materi verbal, Satlantas juga memutar video animasi edukatif yang membuat anak-anak semakin fokus memperhatikan. Animasi tersebut menampilkan situasi lalu lintas sederhana yang mudah dipahami anak usia PAUD. “Visual sangat membantu. Anak-anak biasanya lebih cepat menangkap pesan melalui gambar,” imbuh Kompol Riki.

Sesi tanya jawab menjadi bagian yang paling menarik. Anak-anak secara spontan mengajukan pertanyaan seputar polisi, lampu lalu lintas, hingga kendaraan patroli. Personel pun merespons dengan bahasa yang ringan dan menyenangkan. “Interaksi seperti ini membuat mereka merasa dekat dengan polisi,” jelas Kompol Riki.

Menurutnya, kegiatan PSA tidak hanya menanamkan disiplin, tetapi juga membangun kedekatan emosional antara polisi dan anak-anak. Dalam jangka panjang, edukasi seperti ini dapat membentuk generasi yang lebih sadar keselamatan. “Kami berharap kegiatan ini membekas sampai mereka dewasa, sehingga budaya tertib berlalu lintas bisa benar-benar terbentuk,” ungkapnya.

Satlantas Polresta Pati menegaskan komitmennya untuk terus menggencarkan edukasi keselamatan, khususnya kepada kelompok usia dini. “Kami akan terus menjalin kerja sama dengan sekolah-sekolah untuk kegiatan serupa. Semakin banyak anak yang mendapat edukasi, semakin baik masa depan keselamatan lalu lintas kita,” tutup Kompol Riki Fahmi Mubarak. ( is )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *