
PATI, Kompasnewsjateng.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Pati menunjukkan respons cepat terhadap keluhan pengguna jalan akan krusakan di ruas Pati-Gabus turut Desa Penanggungan Kecamatan Gabus. Melalui bidang Bina Marga, dilakukan penambalan jalan untuk menutup lubang-lubang yang menganggu kenyamanan para pengendara.
Meskipun sempat terdapat kendala, Kepala DPUTR Pati Riyoso melalui Kabid Bina Marga Hasto Utomo mengatakan, perkembangan proyek rehabilitasi jalan Pati-Gabus yang dikerjakan oleh CV. Wahana Karya Mandiri sudah berjalan normal.
Proyek ini sempat menjadi sorotan warga setempat karena material grosok yang selama jeda pengerjaan menyebabkan debu beterbangan dan menimbulkan polusi udara. Kondisi ini berdampak negatif terhadap aktivitas masyarakat sekitar, termasuk toko dan warung yang harus tutup akibat lingkungan yang kotor dan tidak nyaman.
“Kami berupaya melakukan koordinasi dengan kontraktor sehingga pengerjaan proyek bisa dilanjutkan dengan memulai proses pengerjaan Campuran Aspal Panas (CAP). Harapannya, dengan dilanjutkannya pengerjaan, progres proyek akan sesuai target dan lingkungan sekitar dapat kembali bersih sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan normal kembali,” terangnya.
DPUTR Pati berkomitmen untuk terus melakukan monitoring ketat guna memastikan proyek ini selesai tepat waktu dan memberikan manfaat optimal bagi akses transportasi warga Pati dan sekitarnya. (IS)






