Pati – Kompasnewsjateng.com – Tumpahan minyak goreng di Jalan P. Sudirman, tepatnya di simpang Bank Jateng, Desa Ngarus, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati Jawa Tengah, sempat menyebabkan kepadatan arus lalu lintas pada Senin (6/7/2026) pagi. Kondisi tersebut segera ditangani setelah warga melaporkannya melalui layanan darurat Polri 110.
Laporan diterima operator Yanpol 110 Polresta Pati sekitar pukul 08.36 WIB dari seorang warga bernama Arifin. Pelapor menginformasikan adanya tumpahan minyak goreng di badan jalan yang membuat permukaan jalan licin dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, operator Yanpol 110 langsung berkoordinasi dengan petugas piket SPKT. Personel Satlantas dan Samapta Polresta Pati bersama Dinas Pemadam Kebakaran kemudian diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan.
Setibanya di lokasi, petugas gabungan segera membersihkan tumpahan minyak di badan jalan menggunakan peralatan yang tersedia. Di saat bersamaan, personel Satlantas melakukan pengaturan arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan maupun kecelakaan akibat jalan yang licin. Setelah proses pembersihan selesai, kondisi jalan kembali aman dilintasi kendaraan dan arus lalu lintas kembali normal.
Kapolresta Pati melalui Kepala SPKT Polresta Pati, IPTU Bisri Winanto, S.H., mengatakan respons cepat dilakukan untuk meminimalkan risiko kecelakaan serta memastikan aktivitas masyarakat tidak terganggu.
“Begitu laporan masuk melalui layanan Polri 110, operator langsung meneruskan informasi kepada petugas piket untuk segera melakukan penanganan. Personel Satlantas, Samapta, dan Dinas Pemadam Kebakaran langsung kami kerahkan ke lokasi agar tumpahan minyak segera dibersihkan,” kata Iptu Bisri.
Menurutnya, jalan yang licin akibat tumpahan minyak sangat berbahaya bagi pengendara, terutama sepeda motor. Karena itu, selain melakukan pembersihan, petugas juga mengatur arus lalu lintas selama proses penanganan berlangsung.
“Langkah cepat ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas dan mengembalikan kelancaran arus kendaraan secepat mungkin. Alhamdulillah, tidak ada korban dalam kejadian tersebut dan situasi dapat segera dikendalikan,” ujarnya.
Bisri mengapresiasi masyarakat yang sigap melaporkan kejadian melalui layanan Polri 110 sehingga petugas dapat segera memberikan respons.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang peduli terhadap keselamatan bersama dengan segera menyampaikan informasi kepada kepolisian. Sinergi seperti ini sangat membantu kami dalam memberikan pelayanan yang cepat dan tepat,” ucapnya.
Ia menegaskan, setiap laporan yang masuk melalui layanan Polri 110 akan ditindaklanjuti sesuai prosedur dan disesuaikan dengan karakteristik kejadian di lapangan.
“Layanan Polri 110 beroperasi selama 24 jam dan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan gangguan keamanan, kecelakaan lalu lintas, maupun kondisi darurat lainnya yang memerlukan kehadiran polisi,” jelasnya.
Di akhir keterangannya, Bisri mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Polri 110 apabila menemukan kejadian yang berpotensi membahayakan keselamatan, mengganggu ketertiban umum, atau membutuhkan penanganan cepat dari kepolisian. Dengan laporan yang cepat, petugas dapat segera hadir untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. ( is )







