Dampak Bocornya Bendung Karet, PDAM Pati Putar otak, Mengingat Pasokan Air Berkurang

Pati,Kompasnewsjateng. Com –  Disaat musim kemarau PDAM putar otak mengingat pasokan air untuk saat ini sudah mulai berkurang, apalagi dengan adanya bendung karet kembang kempis bocor sehingga berpengaruh pada produksi pasokan air bersih di wilayah pelayanan PDAM Tirta Bening yang ada di Kabupaten Pati Jawa Tengah, juga akibat masa musim kemarau serta tidak adanya hujan selama beberapa minggu, menyebabkan debit air menurun.

Plt. Direktur Utama Tirta Bening Kabupaten Pati, Pariman, S.T. pada awak medi mengatakan, bahwa Sumber mata air paling besar yang digunakan PDAM ini menggunakan mata air sungai sani, sungai gilis , sungai Juana serta sebagian dari bendung kembang kempis.

“Dengan bocornya bendung kembang kempis tersebut sangat berpengaruh pada produksi kita, yang awalnya dapat ijin sekitar pada saat normal mencapai 48 liter/detik, sampai 49 liter/detik kini sudah mulai berkurang. Tentunya ini berpengaruh pada pelayanan .Akibat turunnya debit air secara drastis, sangat berdampak pada pendistribusian air kepada para pelanggan.”jelasnya .

Lebih Lanjut Direktur Utama Tirta Bening Kabupaten Pati, Pariman, menyampaikan bocornya bendung kembang kempis agar segera diperbaiki, mengingat para petani sekitar juga sangat sekali membutuhkan, selain itu kami akan mengupayakan supaya dapat asupan dari waduk kedungombo, sehingga nanti pelayanan kepada pelanggan akan
lebih baik serta bisa terpenuhi.

“Akibat kondisi penampungan PDAM tersebut kurang maksimal seperti biasanya nantinya pihak PDAM akan memberlakukan pengurangan jam dan penggiliran distribusi air di beberapa daerah tertentu agar pelayanan tercukupi,”katanya. Jumat ( 24/7/26 ).

Dalam kesempatan itu, Direktur Utama Tirta Bening menghimbau kepada para pelanggan, agar menampung air pada saat diberlakukan jam penggiliran air. Serta Penggunaan air juga diharapkan agar bisa berhemat, agar pemanfaatannya bisa tercukupi. ( is )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *