
PATI, Kompasnewsjateng.com – Setelah menghabiskan anggaran dari uang rakyat sebesar Rp 200 yang bersumber aspirasi anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, pekerjaan talud di areal persawahan Desa Dengkek, Kecamatan Pati menuai sorotan.
Pasalnya, proyek yang belum lama dikerjakan itu sudah hancur luluh lantah diterjang hujan lebat. Bahkan dari video tersebar luas di berbagai platform media sosial, terlihat bangunan minim semen dan terkesan amburadul.
Kuat dugaan, ada kelalaian dan minimnya pengawasan bahkan kesengajaan dari pihak pekerja dalam mengerjakan aspirasi rakyat.
Tentunya pekerjaan ini sangat disayangkan, mengingat tujuan utama dari pembangunan talud tersebut adalah memperkuat akses jalan pertanian untuk masyarakat Dengkek.
Masyarakat berharap, adanya pengawasan dari pihak terlapor agar pelaksanaan kegiatan seperti tak lagi terulang. (IS)






