Kades Tunggulsari Siap Support Pengembangan Program Kosabangsa untuk Majukan Potensi Wisata

 

PATI, Kompasnewsjateng.com – Kepala Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu Pati Setyo Wahyudi, berkomitmen untuk membangkitkan kembali gairah desa wisata mina mangrove yang saat ini kurang diminati wisatawan. Untuk itu melalui program kosabangsa yang diberikan oleh Universitas Ivet dan Universitas Negeri Semarang, kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati, diharapkan bisa berdampak positif.

Setyo menyadari kurangnya eksistensi wisata yang ada di desanya sejak kawasan wisata Mina Mangrove dihantam ombak besar pada 2021 silam. Sehingga adanya program ini diyakini bisa membantu memperbaiki kawasan wisata dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Ini adalah kolaborasi yang baik, semoga bisa memicu semangat baru untuk mengelola desa wisata Tunggulsari. Sehingga bisa ditingkatkan dan menjadikan sarana peningkatan perekonomian masyarakat. Ini kan baru launching, sehingga tahun depan bisa terus berkembang dengan kolaborasi pemerintah daerah,” kata kepala desa pasca serah terima dan launching program kosabangsa di balai desa setempat, Kamis 19 Desember 2024.

Beberapa potensi unggulan seperti hutan mangrove, kampung Nila Salin yang menjadikan profil Desa Tunggulsari, diharapkan bisa semakin dikenal. Termasuk berbagai produk UMKM dan kuliner ikan nila yang menjadi daya tarik lain.

Dikatakan oleh Setyo, selain dari Pemkab Pati, beberapa perusahaan swasta juga turut memberikan dukungannya. Mulai dari penganggaran, pembinaan, hingga pemberian bibit mangrove.

“Secara kegiatan memang disupport beberapa perusahaan, kami ucapkan terimakasih. Mulai dari PT Misaja yang memberikan bibit mangrove untuk ditanam. Kemudian dari pemerintah yang juga turut memberikan anggaran,” tandasnya.

Warga desa juga didorong oleh Setyo untuk tidak mudah putus asa dan serius dalam mengikuti program tersebut. Sehingga, pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Tunggulsari bisa berjalan sebagaimana mestinya. (is)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *