Komisi A DPRD Pati Minta Dinas Kesehatan Serius Tangani Masalah DBD

PATI, Kompasnewsjateng.com – Angka penderita demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Pati terbilang cukup tinggi. Berdasarkan pada data di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati, kasus DBD ditemukan sebanyak 578 kasus dengan angka kematian 4 orang.

Tentu saja, kasus DBD di Pati ini tergolong mengkhawatirkan. Kasus ini pun disoroti sehingga memicu berbagai tanggapan. Salah satunya datang dari Sekretaris Komisi A DPRD Pati, Kastomo.

Kastomo meminta supaya Dinas Kesehatan setempat untuk menggerakkan seluruh pegawai dan kader kesehatan sampai ke desa. Tujuannya untuk menanggulangi dan mencegah kasus DBD di kawasan tersebut.

“Saya mohon pemerintah Kabupaten Pati melalui Dinas Kesehatan betul-betul melakukan penanganan dengan serius, yaitu menggerakkan semua pegawai kesehatan sampai ke kader kesehatan tingkat desa untuk Bersama-sama dalam pencegahan. Mohon pemerintah supaya punya strategi penanganan yang cepat dalam hal ini,” kata Kastomo.

Lebih lanjut, ia memaparkan jika upaya ini tidak boleh sebatas memberikan himbauan dan sosialisasi saja, tetapi pihak yang berwenang harus turun langsung.

“Selain itu, pegawai kesehatan dan kader kesehatan desa juga harus langsung turun, tidak hanya menghimbau dan sosialisasi saja dengan teori,” tambahnya.

Di samping itu, Kastomo juga menyarankan agar pemerintah mengalokasikan anggaran untuk penggunaan vaksin DBD. Ia menegaskan jika pemberian vaksin tidak harus selesai saat itu juga, tetapi perlu dilakukan secara bertahap.

“Tidak harus dalam satu tahun selesai tapi bertahap. Vaksin bisa diberikan kepada daerah prioritas yang setiap tahun adanya penderita yang tinggi karena lokasi daerahnya lembap atau genangan airnya langgeng,” tutupnya. (is/adv)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *