Komisi D DPRD Pati Minta Penambahan Bantuan Kesejahteraan Untuk Guru Honorer

PATI, Kompasnewsjateng.com – Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati Eko Kuswanto, mendorong agar pemerintah memperhatikan nasib guru honorer. Pasalnya, honor yang diterima oleh guru honorer ini hanya berkisar Rp 100 – Rp 800 perbulan.

Eko pun mendorong agar Pemkab bisa meningkatkan bantuan Kesejahteraan atau Bankes yang sejauh ini hanya sebesar Rp 100 – Rp 300 per bulan.

Politisi dari Partai Demokrat ini berharap agar Pemkab melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) bisa mengakomodir penambahan Bankes.

“Saya juga melihat teman-teman guru honorer di masyarakat itu sangat berjasa dan dihargai. Tetapi dilihat dari guru (honornya) kelihatannya kecil. Komisi D nanti akan memperjuangkan,” ujar wakil rakyat asal Gunungwungkal ini.

Dirinya selaku wakil rakyat bersama dengan jajaran komisi D juga sudah bertemu dengan komisi IX DPR-RI untuk menyampaikan permasalahan ini untuk mendapatkan bantuan alokasi anggaran.

Sebab menurutnya, DPR-RI bisa memberikan solusi dan bantuan penganggaran untuk membahas dan menyelesaikan aspirasi ini.

Sebab jika hanya ditangani oleh pemerintah daerah melalui APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) dinilai tidak akan mampu mengingat jumlah guru honorer yang cukup banyak.

“Saya merasa sedih melihat nasib para guru paud. Itu memang ada perjuangan yang luar biasa yang harus diperjuangkan. Saya sudah komunikasi dengan DPR-RI untuk menyampaikan aspirasi ini,” tandasnya. (ADV)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *