
PATI, Kompasnewsjateng.com – Ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 25–31 Oktober 2026 di wilayah Semarang Raya menjadi momentum bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Kontingen Kabupaten Pati pun turut mempersiapkan atlet-atlet andalan untuk bersaing dalam pesta olahraga tingkat provinsi tersebut.
Salah satu cabang olahraga (cabor) yang menjadi perhatian adalah atletik. Kabupaten Pati memiliki dua atlet kakak beradik, yakni Andira Putri Syiar Shifa dan Zenira Puthree Lituhayu, yang terus menjalani latihan demi meraih prestasi dalam ajang tersebut.
Keduanya merupakan putri dari Rachmad, yang saat ini berdinas di Kantor Subdenzibang 013/Pati. Meski memiliki kesibukan masing-masing, kedua atlet tersebut tetap berkomitmen menjalani latihan untuk mempersiapkan diri menghadapi persaingan di Porprov Jateng 2026.
Andira Putri Syiar Shifa, yang akrab disapa Shifa, akan turun pada nomor lari 100 meter, 200 meter, serta estafet 4 x 100 meter. Sementara itu, sang adik, Zenira Puthree Lituhayu atau Rara, akan berlaga pada nomor estafet 4 x 100 meter.
Saat ditemui awak media, Shifa mengungkapkan bahwa motivasi terbesarnya menekuni dunia atletik adalah keinginan untuk membanggakan kedua orang tuanya. Ia mengaku telah menjalani latihan sejak duduk di bangku kelas IV sekolah dasar (SD) hingga sekarang.
“ Kami ingin membanggakan kedua orang tua melalui atletik. Kami berlatih sejak kelas IV SD sampai sekarang. Alhamdulillah, kami juga sudah pernah mendapatkan beberapa piagam dan medali tingkat nasional,” ungkap Shifa.
Di tengah perjuangannya mempersiapkan diri menghadapi Porprov, Shifa juga menceritakan pengalamannya saat mencoba mengikuti seleksi Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad). Namun, kesempatan tersebut belum berhasil diraihnya.
Meski demikian, ia tidak ingin menyerah. Shifa berharap berbagai prestasi yang telah diraih, khususnya di tingkat nasional, dapat menjadi bekal untuk mewujudkan cita-citanya menjadi abdi negara.
“Harapan terbesar kami, dengan piagam tingkat nasional yang sudah didapatkan, semoga impian untuk bisa menjadi abdi negara dapat terwujud,” tuturnya.
Sementara itu, Rachmad mengaku bersyukur memiliki anak-anak yang memiliki semangat dan mental pantang menyerah. Ia menyebut keluarga mereka dikaruniai tiga anak. Anak pertama laki-laki yang kini telah bekerja sebagai prajurit TNI Angkatan Darat dan berdinas di Batalyon TP 838/Cilacap. Sementara itu, dua anak lainnya menekuni dunia atletik dan menjadi kebanggaan keluarga.
Sebagai orang tua, Rachmad berharap Shifa dan Rara mampu memberikan hasil terbaik bagi Kabupaten Pati dalam Porprov Jateng 2026. Ia juga berpesan agar kedua putrinya tidak cepat berpuas diri atas pencapaian yang telah diraih.
“Kami sebagai orang tua sangat bersyukur memiliki anak-anak yang hebat, dengan mental sekeras baja dan pantang mundur. Semoga pada Porprov tahun ini, kedua anak kami bisa menyumbangkan medali dan naik podium,” kata Rachmad.
Ia juga berharap Shifa dapat mewujudkan cita-citanya menjadi abdi negara setelah mengikuti Porprov. Menurutnya, prestasi yang diraih melalui kerja keras dan kedisiplinan diharapkan dapat membuka jalan bagi masa depan anak-anaknya.
Perjuangan Shifa dan Rara menjadi gambaran semangat atlet muda daerah dalam mengembangkan potensi sekaligus membawa nama Kabupaten Pati di bidang olahraga. Dukungan keluarga menjadi salah satu faktor penting yang menguatkan keduanya untuk terus berlatih dan mengejar prestasi.
Di sisi lain, diharapkan pemerintah daerah maupun Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan perhatian lebih kepada para atlet berprestasi. Apresiasi serta dukungan terhadap pengembangan karier atlet dinilai penting agar prestasi yang telah diraih dapat menjadi bekal untuk meraih masa depan yang lebih baik, termasuk dalam mewujudkan cita-cita menjadi abdi negara. (RED – Kompasnewsjateng.com)






