Ketua DPRD Pati Ali Badrudin Akomodir Tuntutan GAP Upayakan Rekonsiliasi Botok Cs 

PATI, Kompasnewsjateng.com – Ketua DPRD Pati Ali Badrudin mengakomodir tuntutan Gabungan Aktivis Pati (GAP) dalam mengupayakan pembebasan Supriyono Alias Botok dan Teguh Istianto, Rabu 19 November 2025 di ruang sidang paripurna.

Ali memberikan saran kepada GAP untuk mengajak seluruh pihak berdamai. Termasuk dengan Bupati Sudewo dan Polresta Pati yang selama ini berkonflik dengan keduanya.

“Alhamdulillah kalau pak bupati sudah sepakat sudah legowo. Bagaimana agar pak Botok pak Teguh dan yang lainya ini bisa bebas kan rekonsilasi saling memaafkan. Kita harus baik-baik dengan pak polisi, kita ikuti proses di pengadilan. Tetapi kalau rekonsiliasi, kesepakatan damai harus kita bangun,” kata Ali.

Sebagai wakil rakyat, Ali menegaskan posisinya hanya sebagai perantara upaya damai atau rekonsiliasi.

Ketua GAP Muryanto, menyampaikan rasa keprihatinan pihaknya atas penetapan kedua rekannya tersebut. Pasalnya baik Botok dan Teguh sudah dianggap sebagai pahlawan oleh masyarakat Pati karena telah berhasil membatalkan kenaikan pajak sebesar 250 persen yang ditetapkan oleh Bupati Sudewo.

“Kami terpanggil untuk membantu rekonsiliasi, kami bukan dari AMPB atau keluarga. Kami murni dari aktivis yang memperjuangkan rekan kami. Kami upayakan lewat DPRD supaya ikut berjuang, sebagai wakil rakyat untuk berjuang membebaskan Botok. Kami punya wakil makanya kami mengadu kesini,” kata Mury. (is)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *