Kinerja Buruk Kapolresta Pati Diungkap AMPB dalam Aksi Demo 13 Mei, Berikut Uraiannya 

PATI, Kompasnewsjateng.com – Ribuan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), menggelar aksi demonstrasi di depan Mapolresta Pati, Rabu 13 Mei 2026. Berbagai rapor buruk kinerja Kapolresta Pati Kombespol Jaka Wahyudi diungkap oleh masaa yang dipimpin langsung oleh Supriyono alias Botok.

Fajar mewakili AMPB memberikan orasi catatan negatif kinerja Polresta Pati dibawah Kombespol Jaka. Berikut uraiannya jika dirinci.

  1. Tersangka pembunuhan di Pasar Malam Sukolilo yang hingga kini belum terungkap
  2. Jerat hukum pembunuhan tongtek maut di Talun Kayen yang dinilai janggal
  3. Pembakaran rumah koordinator AMPB Teguh Istianto
  4. Lambanya penanganan kasus pencabulan oleh oknum kiyai Tlogowungu
  5. Dugaan keterlibatan oknum polisi atas alih nama lapangan Desa Tambahmulyo Jakenan menjadi milik Polri
  6. Dugaan keterlibatan oknum polisi atas maraknya tambang ilegal di Sukolilo
  7. Izin orkes hiburan rakyat yang terlalu mahal dan dipersulit

Sementara itu, Botok dengan lantang meminta agar Kapolresta Pati Kombespol Jaka Wahyudi, untuk mundur dari jabatannya sebagai pimpinan penegak hukum di Bumi Mina Tani.

“Hari ini saya memberi fasilitas kepada masyarakat Pati untuk menyampaikan aspirasi pendapat di muka umum. Tuntutan kita untuk mencopot Kapolresta Pati karena tidak ada keadilan di Kabupaten Pati,” tegas Botok.

Menurutnya, serentetan kasus yang mencoreng nama Polri ini menjadi cukup bukti dari ketidakmampuan Kombespol Jaka dalam menegakkan hukum di Pati. (IS)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *