
PATI, Kompasnewsjateng.com – Kejadian memalukan menyelimuti ajang kompetisi Liga Ramadan. Pasalnya, venue pertandingan di Gedung Olahraga (GOR) Pesantenan mengalami kerusakan pada bagian atap, sehingga mengganggu aktivitas pertandingan.
Atap GOR Pesantenan mengalami kebocoran, padahal belum lama ini pemerintah daerah (Pemda), yakni Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati sudah merenovasi. Anggaran dana yang digunakan untuk memperbaiki GOR sebesar Rp 5,6 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pati.
Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, Arief Wahyudi menegaskan tak ada kebocoran pada GOR Pesantenan, sehingga ia tak mau banyak komentar lantaran DPUTR Kabupaten Pati tak terlihat pada perbaikan GOR Pesantenan.
“Maaf, itu bukan masuk kegiatan 2025 untuk masalah atapnya. Jadi bukan kewenangan DPU,” ujarnya, Kamis 12 Maret 2026.
Diterangkannya bahwa atap GOR Pesantenan terakhir diperbaiki pada 2021 silam. Perawatan GOR sebenarnya wewenang Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pati.
“Masalah atap tidak masuk ke RAB (Rencana Anggaran Belanja) yang di tahun 2025 kemarin dan atap GOR itu sendiri sudah pernah diganti total di tahun 2021 dari atap asbes menjadi TP ondulin. Kalau masalah pemeliharaan ya ada di pemilik atau pengelola aset yaitu Dinporapar,” pungkasnya. (IS)






