
PATI, Kompasnewsjateng.com – Setelah viralnya perbaikan jalan Pati-Tanjang oleh masyarakat Desa Blaru pada Rabu 11 Februari 2026 kemarin, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati melalui bidang Bina Marga bergerak cepat melakukan penambalan pada lubang jalan, Kamis 12 Februari 2026.
Kabid bina marga Hasto Utomo menyampaikan, ruas jalan tersebut merupakan tanggungjawab pihaknya dan bukan Pemprov Jateng. Sehingga jika ada kerusakan, DPUTR Pati lah yang memegang tanggungjawab melakukan perbaikan.
“Itu dulunya jalan provinsi masuknya Pati-Kayen. Kemudian pada 2024 kami diinformasikan PU provinsi mau diserahkan mau jadi aset daerah. Akhirnya kami tindaklanjuti di tahun 2025, kami tambal dengan alokasi pemeliharaan yang terbatas,” ungkapnya, Minggu 8 Maret 2026.
Hasto menerangkan bahwa sebenarnya pihaknya bakal melakukan penambalan yang bersifat sementara. Hanya saja dikarenakan cuaca buruk, pihaknya terlanjur kalah cepat dengan masyarakat.
“Mengingat pelaksanaan dilakukan bergilir dan cuaca yang kurang mendukung, baru hari ini dilakukan pengurukan dan ditutup aspal hotmix agar awet. Sambil menunggu penanganan permanen lewat inpres,” imbuhnya.
Karena keterbatasan APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) tahun 2026 akibat pemotongan transfer ke daerah, Plt Bupati Chandra kemudian mengusulkan perbaikan jalan tersebut ke pemerintah pusat atas intruksi presiden (inpres).
“Kemudian di tahun 2026 ini karena banyak kerusakan kami usulkan inpres jalan daerah dengan nominal Rp11 miliar. Masuknya menjadi Jalan Mr.Iskandar mulai dari perempatan Kalianyar sampai jalan lingkar. Karena kemarin ada kerusakan, kita sebenarnya sudah mengagendakan perbaikan,” tandasnya. (red)






