Menyambut HUT RI ke – 81 Para Pedagang Pasar Gabus Patut di Apresiasi

Pati, Kompasnewsjateng. Com – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT)  ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia turut dirasakan para pedagang Pasar Gabus, Berbagai kegiatan dan perlombaan digelar untuk memeriahkan momentum kemerdekaan sekaligus mempererat kebersamaan antar pedagang.

Kepala Pasar Gabus, Eko Riyadi, saat ditemui  awak media, Sabtu (15/8/2026), mengatakan,” Rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HUT RI ke-81 tersebut telah dimulai sejak awal Agustus.

Menurut Eko, perlombaan dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 15 hingga 18 Agustus 2026. Berbagai jenis lomba disiapkan dengan melibatkan para pedagang Pasar Gabus.

“Rangkaian kegiatan itu sendiri sudah dimulai sejak awal Agustus, Untuk lomba dilaksanakan mulai tanggal 15 sampai 18 Agustus,” ujar Eko.

Sejumlah perlombaan yang digelar antara lain lomba makan kerupuk, lomba joget, lomba memasukkan pensil, joget nyepit galon, jalan santai, serta berbagai permainan lainnya yang diikuti para pedagang.

Suasana semakin meriah karena kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi para pedagang untuk berkumpul dan mempererat tali silaturahmi.

Eko menambahkan, puncak rangkaian kegiatan akan dilaksanakan pada 18 Agustus 2026 dengan lomba karaoke, Kegiatan tersebut diharapkan dapat semakin menambah semarak peringatan HUT Kemerdekaan di lingkungan Pasar Gabus.

“Semua pedagang Pasar Gabus ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Harapannya, selain memeriahkan HUT RI, kegiatan ini juga bisa mempererat kebersamaan dan kekompakan pada para pedagang,” pungkasnya.

Salah satu tokoh perjuangan yang tidak mau disebutkan namanya menambahkan, ” Patut di Apresiasi pedagang yang ada di pasar Gabus, dalam hati kecil saya dengan penuh rasa haru serta sempat meneteskan air mata. Antusiasme para pedagang, merayakan HUT RI ke-81 di Pasar Gabus diharapkan bisa untuk tauladan pada para pedagang pasar yang ada di kabupaten Pati Jawa Tengah, dalam acara tersebut sangat meriah, aman, dan penuh kebersamaan aku rasa ini sebagai bentuk penghargaan pada para pejuang yang melawan penjajah bahkan rela gugur di medan perang, semangat bergerilya tuk meraih kemerdekaan, sedangkan kalian tinggal menikmati atas perjuangan para pahlawan yang telah kami raih hingga tetes darah penghabisan sehingga akhirnya kita bisa merdeka. ( is )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *