
PATI, Kompasnewsjateng.com – Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menyampaikan permohonan maaf setelah keliru membacakan sila kedua Pancasila saat memimpin upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
Kesalahan tersebut terjadi ketika Risma membacakan teks Pancasila di hadapan peserta upacara yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Pada sila kedua, yang seharusnya berbunyi “Kemanusiaan yang Adil dan Beradab”, Risma sempat mengucapkan “Keadilan yang Adil dan Beradab.”
Risma mengakui kekeliruan tersebut dan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pati maupun peserta upacara.
“Saya sendiri juga kondisinya lagi ga enak badan. Pagi hari sudah keringat dingin, karena posisinya 17 Agustus saya harus kuat. Akhirnya blank, diluar prediksi kami. Saya ucapkan permohonan maaf untuk masyarakat Pati dan masyarakat Indonesia, posisinya tidak sengaja sehingga konsentrasinya berkurang, kami mohon maaf sekali lagi,” ucap Chandra, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Pati dan Indonesia.
Ia menegaskan bahwa kesalahan tersebut tidak disengaja dan terjadi dalam situasi ketika dirinya memimpin jalannya upacara peringatan hari kemerdekaan.
Permohonan maaf itu disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab atas kekeliruan dalam membacakan salah satu sila Pancasila yang menjadi dasar negara Indonesia.
Risma berharap masyarakat dapat memahami bahwa kesalahan tersebut merupakan kekhilafan yang tidak disengaja. Ia juga menegaskan komitmennya untuk tetap menjalankan tugas sebagai Plt Bupati Pati dengan sebaik-baiknya.
Sebelumnya, kekeliruan dalam pembacaan sila kedua tersebut menjadi perhatian masyarakat dan ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial.
Meski demikian, Risma memilih menyikapi hal tersebut dengan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka serta menjadikan kejadian tersebut sebagai bahan evaluasi agar tidak kembali terjadi di kemudian hari. (IS)






