
PATI, Kompasnewsjateng.com – Penolakan kebijakan ODOL (Over Dinemsion Over Loading), yang dilakukan oleh sopir truk mendapat dukungan dari Ketua Komisi D DPRD Pati, Teguh Bandang Waluyo. Ia menilai kebijakan tersebut akan merugikan para sopir dalam mencari nafkah.
Hanya saja, Bandang meminta para sopir untuk memahami regulasi agar tidak muat barang dalam jumlah yang terlalu berlebih-lebihan.
“Prinsip DPRD support betul, kami dukung teman-teman pencari nafkah. Kami tidak melarang mereka menyampaikan aspirasi. Orang kan berbeda-beda,” kata Bandang.
Selaku wakil rakyat, Bandang juga terbuka apabila para sopir menyampaikan aspirasi kepada pihaknya di kantor DPRD Pati. Sebab, setiap warga negara memiliki hak untuk menyuarakan apa yang enjadi keluh kesah sebagai bagian dari kehidupan berdemokrasi.
Disisi lain, politisi dari PDIP itu juga menyadari pentingnya peran sopir dalam memastikannya ketersediaan bahan pangan di pasaran. (ADV)






