Kapolresta Jadi Inspektur Upacara Hari Kesaktian Pancasila di SDIT Abu Bakar Ash Shidiq, Tekankan Semangat Kebangsaan Sejak Dini

PATI – Kompasnewsjateng . Com – Kapolresta Pati Kombes Pol Sigit, S.I.K., M.H., menjadi inspektur upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di SDIT Abu Bakar Ash Shidiq Pati, Kamis (1/10/2026). Upacara berlangsung mulai pukul 06.45 WIB hingga selesai.

Kegiatan tersebut digelar di SDIT Abu Bakar Ash Shidiq, Jalan Sudiono, turut Dukuh Sekarkurung, Desa Muktiharjo, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati Jawa Tengah. Upacara diikuti para siswa, guru dan staf sekolah, serta personel Polresta Pati dan Polsek Margorejo.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabag SDM Polresta Pati Kompol Joko Waluyono, S.H., M.H., Kapolsek Margorejo AKP Sahlan, S.H., M.M., Kanit Bintibsos Satbinmas AKP Darwati, Wakapolsek Margorejo Iptu Turyono, serta Kepala SDIT Abu Bakar Ash Shidiq Aliyaturrofiah, S.Ag.

Dalam amanatnya, Kombes Pol Sigit mengajak para siswa memahami sekaligus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat.

“Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum bagi kita semua untuk kembali mengingat bahwa Pancasila merupakan dasar negara sekaligus pemersatu bangsa Indonesia,” kata Kombes Sigit.

Menurutnya, nilai-nilai Pancasila perlu ditanamkan sejak dini kepada generasi muda. Para pelajar merupakan generasi penerus yang memiliki peran penting dalam menentukan masa depan bangsa.

“Nilai-nilai Pancasila perlu ditanamkan sejak dini kepada generasi muda. Anak-anak adalah generasi penerus yang nantinya akan menentukan masa depan bangsa,” ujarnya.

Kombes Sigit juga mengingatkan agar semangat Pancasila tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Nilai tersebut harus diwujudkan melalui perilaku sehari-hari, seperti disiplin, tanggung jawab, toleransi, saling menghormati dan menjaga kerukunan.

“Di tengah keberagaman masyarakat Indonesia, semangat persatuan harus terus dijaga. Perbedaan bukan menjadi alasan untuk terpecah, tetapi menjadi kekuatan untuk membangun bangsa bersama-sama,” jelasnya.

Selain persoalan wawasan kebangsaan, Kombes Sigit memberikan perhatian terhadap pembentukan karakter pelajar. Ia mengingatkan siswa agar menjauhi kenakalan remaja, perundungan atau bullying, kekerasan, serta berbagai perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

“Kami mengajak para pelajar untuk menjadi generasi yang cerdas, berakhlak, menghormati orang tua dan guru, serta mampu menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Jadilah pelajar yang rajin belajar, disiplin, bertanggung jawab dan memiliki karakter yang baik,” tuturnya.

Kapolresta Pati juga mengingatkan para siswa agar menggunakan media sosial secara bijak dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang dapat memicu perpecahan.

“Gunakan media sosial secara bijak. Jangan mudah percaya dan terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Mari kita gunakan media sosial untuk hal-hal positif dan tetap menjaga persatuan,” tegasnya.

Kombes Sigit menambahkan, pembentukan karakter generasi muda membutuhkan sinergi antara sekolah, guru, orang tua, kepolisian dan masyarakat. Lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif menjadi bagian penting dalam mendukung tumbuhnya generasi penerus yang berkualitas.

“Kami mengajak pihak sekolah, guru, orang tua dan seluruh siswa bersama-sama menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib dan kondusif. Polri akan terus mendukung kegiatan yang memperkuat wawasan kebangsaan dan karakter generasi muda,” pungkasnya. ( is )

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *