
PATI, Kompasnewsjateng.com – Turnamen Tenis Bupati Cup 2026 resmi ditutup oleh Ketua Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, bersama Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra di Lapangan Bakorwil, Minggu (8/11/2026).
Penutupan turnamen tersebut menjadi momentum untuk mendorong perkembangan olahraga tenis lapangan di Kabupaten Pati, khususnya dalam menjaring bibit-bibit atlet muda potensial.
Ketua Pelti Pati yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi C DPRD Pati, Joni Kurnianto, mengatakan bahwa turnamen ini digelar salah satunya untuk menarik minat generasi muda terhadap olahraga tenis lapangan.
Menurutnya, saat ini jumlah generasi muda yang menekuni olahraga tersebut masih sangat minim. Selain itu, pembinaan atlet juga menghadapi tantangan karena sejumlah atlet Pati memilih pindah dan bergabung dengan kabupaten lain.
“Ini memancing anak-anak karena generasi muda di bidang olahraga tenis lapangan sangat kurang sekali. Pembinaan terus berlangsung karena atlet kita berkurang, ada yang pindah ke kabupaten sebelah,” kata Joni.
Sementara itu, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra berharap turnamen yang diikuti peserta dari kelompok usia dini hingga dewasa tersebut dapat menjadi wadah untuk menemukan bibit-bibit unggul tenis lapangan di Kabupaten Pati.
Ia optimistis, potensi yang dimiliki para atlet muda dapat terus dikembangkan sehingga mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
“Melihat potensi adik-adik kita, nanti bisa menjadi petenis nasional bahkan dunia. Kita semua berharap olahraga tenis terus dikembangkan,” ungkapnya.
Selain menyoroti pembinaan atlet, Chandra juga menyampaikan perhatian terhadap fasilitas olahraga tenis di Lapangan Bakorwil. Ia mengaku telah meminta Gubernur Jawa Tengah agar lapangan tersebut mendapatkan perbaikan, terutama pada fasilitas penerangan.
Dengan adanya perbaikan lampu, lapangan diharapkan dapat dimanfaatkan untuk kegiatan latihan maupun pertandingan pada malam hari.
“Kami juga sudah meminta Pak Gubernur agar lapangan ini bisa diperbaiki. Lampunya bisa diperbaiki, sehingga bisa digunakan malam hari. Semoga tahun depan bisa diperbaiki,” pungkasnya.
Melalui turnamen ini, diharapkan pembinaan tenis lapangan di Kabupaten Pati semakin berkembang dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah. (IS – Kompasnewsjateng.com)






